Festival Jajanan Bango di Depok

       Tidak seperti tahun-tahun lalu, Festival Jajanan Bango (FJB) yang biasanya diadakan di kota-kota besar, kali ini merambah ke kota-kota kecil. Lima kota pilihan akan kedatangan festival yang diadakan satu tahun sekali ini. Perhelatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada warga masyarakat sekitar mengenai kegiatan yang menampilkan berbagai menu makanan. Sebelumnya Bekasi, Sidoarjo, Kediri, sudah disambangi event ini.

       Kali ini FJB digelar di Kota Depok. Depok merupakan kota keempat dari lima kota tujuan FJB. Sabtu (18/06) di Stadion Merpati JL. Gelatik Raya, Depok 1, acara ini dilaksanakan.  Tak hanya mendapat sambutan dari warga sekitar, gelaran kuliner ini juga mengundang animo warga dari daerah lain seperti Bogor dan Jakarta Barat. Acara dimulai pukul 11 hingga 10 malam.

       Tema festival kali ini mengangkat Kisah Legenda Kuliner Nusantara, yaitu memperkenalkan kepada pengunjung berbagai macam kuliner Nusantara dari berbagai daerah yang berbedaTema besar ini lalu dibagi lagi menjadi tiga kategori yaitu Kuliner Legendaris Nusantara, Jajanan Pasar, dan Kuliner Legendaris Depok. Terdapat 45 standmakanan di antaranya Bebek Kendil Semarang, nasi ulam, ayam tulang lunak, nasi jamblang Mang Doel Cirebon, dan masih banyak lagi.

       Semua makanan dibanderol dengan harga sama: serba Rp. 12.000. Dengan membeli kupon, pengunjung akan mendapat Kecap cap Bango 85 ml serta bisa dapat menukarkan kupon tersebut dengan menu yang diinginkan. Matahari siang yang bersinar terik tak membuat para pengunjung malas berkeliling dan mengantri untuk mencicipi hidangan yang diminati. Seperti terlihat di salah satu stand Bebek Ireng Suroboyo yang antriannya cukup panjang.

       Selain sajian kuliner, pengunjung juga diperkenalkan dengan nyanyian-nyanyian Nusantara yang diputar panitia. Berbagai macam lagu daerah diperdengarkan, dengan alunan musik yang membawa kita di nuansa tradisional. Event seperti ini sangat baik dan masyarakat pun mendapatkan banyak apresiasi. Selain sebagai hiburan, kita juga diperkenalkan untuk mencintai budaya negeri sendiri. « [teks: Tri – foto: Tri]

artikel ini juga bisa dilihat di nengterii.wordpress.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: