Bunganya Bagus Ini

Dalam rangka ulang tahun Jakarta yang ke 484, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kembali mengadakan Jakarnaval untuk ke-12 kalinya. Acara yang diadakan pada Minggu (26/06) ini bertajuk “Harmoni Ragam Jakarta”. Jakarnaval berisikan dengan pawai mobil hias, serta atraksi kebudayaan. Acara ini juga bertepatan dengan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB). Peserta pawai terdiri dari 2.650 orang yang terbagi atas 15 kelompok komunitas, dan 39 atraksi seni budaya. Jumlah peserta ini naik 100 persen dari tahun sebelumnya.

Jakarnaval 2011 dibuka dengan tarian, lalu pemukulan rebana oleh Wakil Gubernur Jakarta, Prijanto yang menandakan dimulainya acara tersebut. Pawai dimulai dengan iring-iringan motor Harley Davidson, pasukan berkuda Polri lalu Marching Band dari UI “Madah Bahana”, di dalamnya juga ada 66 orang pria pembawa bendera merah putih. Di belakangnya juga turut serta Ondel-ondel yang dilanjutkan oleh beberap anjungan dari berbagai daerah. Kemudian komunitas Sepeda Ontel, Mobil Tua juga ikut memeriahkan acara ini. Ada juga Forum Kerukunan Umat Beragama Jakarta Pusat, serta beberapa Lembaga Kesenian.

Selain mobil tua juga ada 24 mobil intansi yang dihias, antara lain mobil Dinas Social, Dinas Tata Ruang, Dinas Pertamanan dan Pemakaman, dan banyak lagi. Lalu juga tak ketinggalan balai-balai kesenian Jakarta yang menampilkan beberapa artis Betawi ibukota serta para Abang None 2010 yang melambai di atas mobil hias. Acara yang dimulai pada 15.00 WIB ini berakhir pada 17.15 WIB.

Dengan berakhirnya acara ini tentu meninggalkan banyak hal, tak lain adalah sampah yang berserakan. Baik sampah plastik, bungkus makanan kecil atau botol air mineral. Selain itu di panggung utama yang terdapat banyak tanaman juga menjadi incran pata ibu yang berlarian mengambil pot tanaman tadi. Tanpa basa- basi mereka mengambil dua sampai tiga pot. Yang diambil hanya tanaman hias, “Cakep ini,lumayan buat di rumah”, Ujar seorang ibu.

Sekitar 18.00WIB iringan mobil hias yang telah berarak-arak dari bundaran HI kembali lagi ke Medan Merdeka Selatan. Mobil- mobil itu kembali untuk menanggalkan segala hiasan yang menjadi atribut tadi, masih dengan beberapa peserta abang none di atas mobil mereka. Jalam Medan Merdeka Selatan telah dibuka kembali sehingga menimbulkan kemacetan yang padat. Beberapa orang berlarian mengejar mobil hias untuk mengambil bunga-bunga yang ada di mobil. Aksi warga ini memperparah kemacetan.

Kebanyakan dari yang mengejar mobil hias adalah kaum ibu, karena memang bunga yang menjadi penghias adalah bunga yang bagus. Salah satu ibu mengatakan “Bunganya bagus ini”. Bahkan tak jarang mereka yang sedang berkendara pun ikut mengambil bunga-bunga dan properti mobil hias. Para ibu tak peduli dengan klakson dari para pengendara. Malah ada beberapa yang nekat naik ke atas mobil untuk mendapat bunga tersebut.

Seorang pemuda terlihat girang saat baru turun dari salah satu mobil hias. “Wahhh asik ini anggrek”, Katanya. Tak peduli pada pandangan iri para ibu yang melihatnya membawa lari anggrek tadi. Memang aksi mereka membuat geram banyak orang tetapi demi se-pot bunga yang indah kemarahan pengendra tidak mereka pedulikan.[teksa:adel, foto:tri]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: